REAKSI.CO.ID— Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan ekonomi Lampung harus bertumpu pada desa sebagai pusat pertumbuhan baru. Hal tersebut disampaikan saat pelantikan DPD APDESI Merah Putih Provinsi Lampung di Balai Keratun, Selasa (5/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada 2.446 desa sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pembangunan dan penguatan ekonomi desa.
Gubernur mengatakan, selama ini struktur ekonomi dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada desa. Padahal, sekitar 70 persen penduduk tinggal di wilayah pedesaan, namun perputaran ekonomi justru lebih besar terjadi di perkotaan.
Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat desa, khususnya petani, masih menghadapi berbagai persoalan seperti fluktuasi harga hasil panen, rendahnya pendapatan, hingga keterbatasan akses pendidikan yang berdampak pada rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Lampung kini terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui berbagai program unggulan. Di antaranya pemberian pupuk organik cair (POC) gratis dan target pembangunan 500 unit dryer untuk mendukung sektor pertanian.
Program-program tersebut mulai menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan daya beli masyarakat. Hal itu ditandai dengan meningkatnya pembelian kendaraan serta kenaikan jumlah pendaftar perguruan tinggi yang mencapai sekitar 20 persen.
“Desa harus menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan,” tegas Gubernur.(*)




