REAKSI.CO.ID— Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 di Ballroom Hotel Radisson, Kamis (21/5/2026) malam. Ajang tahunan bergengsi ini diikuti 45 finalis terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Firsada, menegaskan bahwa ajang Muli Mekhanai bukan sekadar kompetisi penampilan fisik dan intelektual. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penguatan identitas budaya generasi muda Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Lampung seperti Piil Pesenggiri dan Nemui Nyimah di tengah perkembangan zaman dan teknologi.
“Jadilah generasi muda yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi,” ujarnya.
Para finalis juga didorong untuk aktif mempromosikan potensi daerah melalui media sosial dan konten kreatif yang positif, khususnya di bidang pariwisata dan budaya Lampung.
Sebelum mencapai malam grand final, seluruh peserta telah menjalani proses seleksi dan masa karantina dengan berbagai pembekalan, mulai dari kepariwisataan, budaya daerah, public speaking, personal branding, hingga entrepreneurship.
Pada malam puncak, gelar Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 berhasil diraih oleh Maura Cantyqa Candra asal Lampung Selatan sebagai Muli, dan Muhammad Davito Winarta asal Lampung Timur sebagai Mekhanai.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap ajang ini terus melahirkan generasi muda yang profesional, berintegritas, serta mampu membawa nama Lampung ke tingkat nasional hingga internasional.(*).








