Pemerintahan

Satu Tahun Mirza-Jihan: Akselerasi Infrastruktur dan Digitalisasi Layanan Publik di Lampung

×

Satu Tahun Mirza-Jihan: Akselerasi Infrastruktur dan Digitalisasi Layanan Publik di Lampung

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung, REAKSI.CO.ID –  Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan progres signifikan dalam berbagai sektor strategis. Sejak dilantik di tahun 2025, pasangan ini fokus pada tiga pilar utama: konektivitas wilayah, kemandirian desa, dan modernisasi layanan publik.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa infrastruktur adalah kunci utama pertumbuhan ekonomi. Dalam setahun terakhir, Pemprov Lampung telah mengucurkan anggaran besar untuk perbaikan akses jalan yang krusial bagi mobilitas warga:

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rekonstruksi Jalan Jabung-Sp. Labuhan Maringgai (Lampung Timur): Dialokasikan sebesar Rp10,6 miliar.

Rehabilitasi Jalan Kotabumi-Bandar Abung (Lampung Utara): Menguras anggaran Rp5,02 miliar.

Rehabilitasi Jalan Metro-Tanjung Kari (Lampung Timur): Senilai Rp4,98 miliar.

“Kami ingin meningkatkan konektivitas antar wilayah untuk memperlancar arus barang dan jasa, serta mempermudah akses masyarakat ke layanan publik dasar,” ujar Mirza dalam evaluasi satu tahun jabatannya.

Melalui program unggulan “Desaku Maju”, Pemprov Lampung berhasil mengubah wajah perdesaan secara drastis. Berdasarkan data terbaru, implementasi program ini telah mencatatkan hasil:

952 Desa kini naik status menjadi Desa Maju.

579 Desa resmi menyandang status Desa Mandiri.

Program ini tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan akses layanan kesehatan serta pendidikan di tingkat desa.

Sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi Lampung, mendapat sentuhan teknologi tinggi. Mirza-Jihan menargetkan penyaluran 500 unit mesin pengering gabah (dryer) kepada kelompok tani dan BUMDes guna meminimalisir kerugian pasca-panen.

Terobosan paling ambisius adalah kerja sama dengan perusahaan luar angkasa Tiongkok, Star.vision Aerospace Ltd. Kerja sama ini memanfaatkan satelit observasi bumi untuk memantau lahan pertanian secara real-time. “Kami ingin meningkatkan produktivitas pertanian dan memastikan Lampung terkoneksi dengan standar teknologi dunia,” tegas Mirza.

Digitalisasi Melalui “Lampung-In”

Di sisi layanan publik, Wagub Jihan Nurlela menyoroti peluncuran aplikasi Lampung-In. Aplikasi layanan publik digital terpadu ini memangkas birokrasi panjang dalam pengurusan perizinan hingga pembayaran pajak.

“Kami akan terus fokus pada program prioritas, termasuk pendidikan dan kesehatan, melalui integrasi digital agar kualitas hidup masyarakat Lampung meningkat secara merata,” pungkas Jihan.

Ringkasan Capaian Kepemimpinan 2025-2026

Sektor Capaian Utama Dampak Langsung

Infrastruktur Pembangunan 3 Ruas Jalan Strategis Kelancaran Arus Logistik & Jasa

Pedesaan 1.531 Desa Maju & Mandiri Peningkatan Ekonomi Lokal

Pertanian Satelit Observasi & 500 Unit Dryer Efisiensi Panen & Data Akurat

Layanan Publik Peluncuran Aplikasi Lampung-In Kemudahan Perizinan & Pajak

Capaian satu tahun ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang menggabungkan pembangunan fisik tradisional dengan pendekatan teknologi modern (Satelit & Digital Apps). Tantangan berikutnya adalah memastikan keberlanjutan operasional teknologi tersebut agar benar-benar dirasakan oleh petani di pelosok Lampung. (Red)

Tinggalkan Balasan