BeritaDaerahEkonomiNasionalNewsPemerintahan

Produksi Beras Lampung Melonjak 16,53 Persen di 2025, Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

×

Produksi Beras Lampung Melonjak 16,53 Persen di 2025, Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Produksi Beras Lampung Melonjak 16,53 Persen di 2025, Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional (Foto Ilustrasi Repro.)

REAKSI.CO.ID — Kinerja sektor pertanian di Provinsi Lampung menunjukkan capaian impresif sepanjang tahun 2025. Produksi beras tercatat mencapai 1,87 juta ton, atau meningkat signifikan sekitar 16,53 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini menempatkan Lampung sebagai salah satu daerah dengan produksi beras tertinggi di tingkat nasional.

Kontribusi terbesar masih ditopang oleh wilayah sentra pertanian, yakni Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan. Ketiga daerah ini menjadi tulang punggung produksi yang konsisten menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah hingga nasional.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa capaian tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor strategis, khususnya pertanian.

Hal itu disampaikannya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (27/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Marindo membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, yang menekankan pentingnya peran otonomi daerah dalam mempercepat pembangunan nasional.

“Otonomi daerah merupakan hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengatur urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat dalam bingkai NKRI,” kutipnya.

Lebih lanjut, Mendagri menegaskan bahwa sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan, termasuk dalam memperkuat ketahanan pangan.

Beberapa poin strategis yang ditekankan pemerintah pusat meliputi:

  • Pembangunan hijau berbasis keberlanjutan lingkungan
  • Transformasi digital untuk meningkatkan transparansi layanan publik
  • Penguatan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan air bersih
  • Stabilitas daerah dalam menghadapi krisis ekonomi dan perubahan iklim

Ditempat berbeda, Gubernur Mirza pernah menyampaikan upaya Pemprov Lampung untuk mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM), hilirisasi komoditas unggulan, dan pembangunan infrastruktur sebagai pilar utama percepatan pembangunan di Kabupaten Lampung Utara.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan hal itu saat di Acara Musrenbang RKPD Kabupaten Lampung Utara Tahun 2027 di Gedung Pusiban Agung Kotabumi, Kamis (26/3/2026).

Gubernur Rahmat Mirzani menyampaikan ketiga sektor tersebut dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Disampaikan Gubernur Rahmat Mirzani agar menyatukan komitmen untuk mengoptimalkan potensi lokal sebagai mesin pertumbuhan utama pembangunan daerah, melalui penguatan SDM, hilirisasi komoditas unggulan, dan dukungan infrastruktur yang memadai.

Turut mendukung, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung dikabarkan menyatakan kesiapannya mendukung dan menopang pertanian dalam menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino pada 2026 ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung Elvira Ummihani, S.P., M.T juga menyebut peningkatan ini tidak terlepas dari sinergi antara petani, pemerintah daerah, serta dukungan program pusat.

Menurutnya, tren positif ini juga menjadi indikator kuat bahwa ketahanan pangan daerah semakin kokoh di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi global.

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri turut memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja baik dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kemandirian fiskal.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan tali asih secara simbolis kepada para ASN purna bakti Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Mei 2026, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka selama mengabdi.

Dengan capaian produksi yang terus meningkat, Lampung kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional adalah sebuah modal penting dalam menghadapi tantangan global ke depan. (*)

Tinggalkan Balasan