REAKSI.CO.ID – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Tanjung Karang terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Provinsi Lampung. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Care for Asset yang dipimpin Senior Manager Transmisi 2 PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Rikardo, di wilayah kerja Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Tarahan, pada Rabu (14/10/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif PLN untuk memastikan aset transmisi tetap dalam kondisi optimal sekaligus memperkuat kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan guna mendukung penyaluran listrik yang andal dan berkelanjutan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, manajemen melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi aset transmisi serta mengevaluasi pelaksanaan pemeliharaan di wilayah kerja ULTG Tarahan. Peninjauan tersebut difokuskan pada identifikasi potensi risiko gangguan, pemeriksaan kesiapan peralatan, serta penguatan budaya keselamatan kerja dalam setiap aktivitas operasional.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, menyampaikan bahwa kegiatan Care for Asset merupakan langkah strategis dalam memastikan keandalan infrastruktur transmisi melalui pengawasan dan pemeliharaan yang konsisten. Menurutnya, momentum Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat pentingnya semangat persatuan dan kolaborasi dalam menjalankan tanggung jawab menjaga pasokan listrik bagi masyarakat.
“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita bahwa persatuan dan kolaborasi merupakan kekuatan untuk membawa bangsa terus maju. Nilai tersebut juga menjadi landasan bagi insan PLN dalam bekerja bersama menjaga keandalan sistem kelistrikan. Melalui Care for Asset, kami memastikan setiap aset transmisi dikelola dan dipelihara secara optimal agar mampu mendukung aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan daerah,” ujar Elvanto.
Sementara itu, Senior Manager Transmisi 2 PLN UIP3B Sumatera, Rikardo, menekankan pentingnya pengawasan langsung terhadap kondisi aset sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pemeliharaan dan memitigasi potensi gangguan pada sistem transmisi.
“Melalui kegiatan Care for Asset, kami ingin memastikan kondisi peralatan transmisi tetap terjaga serta seluruh proses pemeliharaan berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Sinergi antara manajemen dan petugas lapangan menjadi kunci untuk mengidentifikasi potensi gangguan sejak dini sehingga keandalan penyaluran tenaga listrik dapat terus ditingkatkan,” ungkap Rikardo.
Selain memastikan kesiapan peralatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antarunit, meningkatkan kualitas pengelolaan aset, serta mendorong penerapan pemeliharaan berbasis kondisi peralatan. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan sekaligus meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional sistem transmisi.
Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN UPT Tanjung Karang terus memperkuat kolaborasi dan dedikasi seluruh insan perusahaan dalam menjaga keandalan infrastruktur kelistrikan. Melalui pengelolaan aset yang terencana dan berkelanjutan, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal guna mendukung pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia. (*).













