REAKSI.CO.ID– Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Tanjung Karang memperkuat sinergi dengan TNI Angkatan Udara dalam menjaga keamanan dan keandalan infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Lampung.
Penguatan sinergi tersebut dilakukan melalui silaturahmi dan audiensi dengan Komandan Lanud Pangeran M. Bunyamin, Kolonel Pnb Achmad Iwan R., M.Tr.Hanla., MS. (NSSS), beserta jajaran, Kamis (13/8). Pertemuan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarlembaga, khususnya dalam mendukung pengamanan infrastruktur strategis ketenagalistrikan.
Salah satu infrastruktur yang menjadi perhatian adalah Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Seputih Banyak–Menggala, yang memiliki peran penting dalam menjaga keandalan sistem serta kontinuitas penyaluran tenaga listrik di Provinsi Lampung.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, menyampaikan bahwa keandalan sistem kelistrikan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya dari sisi kesiapan teknis PLN, tetapi juga melalui koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga infrastruktur ketenagalistrikan.
“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa listrik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan. Karena itu, PLN terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI Angkatan Udara, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keandalan infrastruktur ketenagalistrikan. Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin sebagai bagian dari upaya memastikan pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat,” ujar Elvanto.
Dalam kunjungan tersebut, Manager PLN UPT Tanjung Karang Fathurrahman hadir bersama jajaran dan didampingi Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) SBS 3 Ridho Muntaha beserta jajaran.

Pertemuan juga dimanfaatkan untuk bertukar informasi mengenai kondisi wilayah serta memperkuat mekanisme komunikasi apabila terdapat kondisi di lapangan yang berpotensi memengaruhi keamanan maupun keandalan infrastruktur ketenagalistrikan.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian PLN adalah kondisi lingkungan di sekitar jalur transmisi, termasuk potensi kebakaran lahan. Kejadian kebakaran di sekitar jaringan transmisi perlu diantisipasi karena panas dan asap dalam kondisi tertentu dapat berpotensi mengganggu keamanan serta keandalan penyaluran tenaga listrik.
Manager PLN UPT Tanjung Karang, Fathurrahman, mengatakan komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga aset ketenagalistrikan yang memiliki fungsi strategis bagi masyarakat.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus upaya memperkuat sinergi PLN dengan TNI Angkatan Udara. Melalui komunikasi dan koordinasi yang semakin baik, kami berharap seluruh pihak dapat saling mendukung dalam menjaga keamanan serta keandalan infrastruktur ketenagalistrikan yang memiliki peran strategis bagi masyarakat dan pembangunan di Provinsi Lampung,” ujar Fathurrahman.
Menurut Fathurrahman, keberadaan SUTT 150 kV Seputih Banyak–Menggala perlu dijaga bersama agar dapat terus beroperasi secara aman dan andal. PLN juga mengajak pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar jalur transmisi dan menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan jaringan.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, PLN berkomitmen terus menjaga keandalan sistem transmisi dan memastikan infrastruktur ketenagalistrikan dapat mendukung kebutuhan masyarakat serta berbagai aktivitas pembangunan di Provinsi Lampung, termasuk selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Narahubung:
Aji Rahmat Prabowo
Manager Komunikasi & TJSL PLN UIP3B Sumatera
Telp. (0761) 6700011













