News

Menu MBG SDN 03 Rejosari Lampung Utara Dikeluhkan, Video Perlihatkan Telur Diduga Tak Layak hingga Lauk Minim

Lampung Utara – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sorotan dari penerima manfaat. Kali ini, keluhan datang dari penerima manfaat di SDN 03 Rejosari, Kabupaten Lampung Utara, setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan kondisi menu MBG yang dinilai belum memenuhi harapan.

 

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dalam video yang beredar, terlihat paket makanan berisi telur yang disebut penerima manfaat dalam kondisi tidak layak, disertai dua irisan timun dan tempe orek. Kondisi tersebut menuai kritik karena dinilai belum mencerminkan standar makanan bergizi yang menjadi tujuan utama program MBG.

Penerima manfaat berharap penyedia MBG dapat melakukan evaluasi terhadap komposisi menu, kualitas bahan makanan, serta penyajian agar makanan yang diterima siswa benar-benar memenuhi unsur gizi, kebersihan, dan kelayakan konsumsi.

Program MBG merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi peserta didik. Karena itu, setiap menu yang disalurkan kepada siswa diharapkan melalui pengawasan ketat, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi ke sekolah.

Keluhan terhadap menu MBG di Lampung Utara sebelumnya juga pernah menjadi perhatian publik setelah muncul video viral terkait dugaan makanan tidak layak di salah satu sekolah. Pihak penyelenggara saat itu menyampaikan telah melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap menu yang dipermasalahkan.

Dengan adanya keluhan terbaru di SDN 03 Rejosari, masyarakat meminta pihak terkait, termasuk pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang dan tujuan program MBG dapat dirasakan secara maksimal oleh para siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola MBG dan instansi terkait masih perlu memberikan klarifikasi terkait menu yang beredar dalam video tersebut.

Tim pwri

Exit mobile version