Informasi tersebut disampaikan oleh penerima manfaat yang berharap adanya perhatian serius dari pihak penyelenggara. Menurutnya, kualitas makanan yang diberikan kepada balita harus menjadi prioritas karena program MBG bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan peserta didik, kamis 30/7/2026
“Harapan kami bukan untuk menjatuhkan programnya, tetapi agar kualitas makanan benar-benar diperhatikan. Kami meminta Satgas MBG segera turun melakukan pemeriksaan sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar salah seorang penerima manfaat.
Dugaan adanya ulat pada makanan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai standar kebersihan, pengolahan bahan pangan, serta proses distribusi makanan dari dapur penyedia kepada para penerima manfaat.
Program MBG merupakan program strategis nasional yang menuntut penerapan standar keamanan pangan secara ketat. Oleh karena itu, setiap laporan dari masyarakat perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lapangan, mulai dari kualitas bahan baku, proses memasak, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan.
Tim pwri

Lampung Utara – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah muncul pengaduan dari salah seorang penerima manfaat yang mengaku menemukan diduga ulat pada salah satu menu makanan yang disajikan oleh Dapur MBG Sindang Sari, Kabupaten Lampung Utara.


