Daerah

Tangis Haru Iringi Pemakaman Militer Pratu Zalendra Ferdika, Prajurit Elite Marinir TNI AL

Lampung Utara — Suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti prosesi pemakaman militer Almarhum Pratu Mar (IAM) Zalendra Ferdika di Kecamatan Kotabumi, Kamis (21/05/2026).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prajurit muda kebanggaan TNI Angkatan Laut itu dilepas dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan Negara.

Almarhum diketahui berdinas sebagai anggota Yon Taifib 2 Marinir serta tercatat sebagai siswa Detasemen Jala Mangkara, satuan elite TNI-AL yang dikenal memiliki kemampuan khusus dan disiplin tinggi.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Abdul Yusuf, Kelurahan Cempedak, menuju TPU Kamboja sebagai tempat peristirahatan terakhir.

Upacara militer dipimpin langsung oleh Letkol Mar M. Hanif Fathoni selaku Inspektur Upacara. Sementara jalannya upacara dikomandoi Letda Mar Ardiansyah sebagai Komandan Upacara, dengan Letda Mar Eka bertugas sebagai Perwira Upacara.

Sejumlah pejabat dan pasukan TNI turut hadir memberikan penghormatan terakhir, di antaranya Letkol Mar Herman Sobri bersama satu SST Yonif 7 Marinir Brigif 4 Marinir/BS serta Korsik Kima Brigif 4 Marinir/BS yang mengiringi prosesi dengan nuansa duka mendalam.

Di tengah prosesi, kehadiran Babinsa Koramil 412-04/Kotabumi, Kopka Dwi Sasmito, menjadi simbol empati dan solidaritas sesama prajurit. Kehadirannya bersama jajaran TNI lainnya menunjukkan penghormatan atas pengabdian almarhum yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Tanah Air.

Tangis keluarga pecah saat dentuman salvo dan penghormatan terakhir diberikan di area pemakaman. Kepergian Pratu Zalendra meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga rekan-rekan seperjuangan di korps Marinir.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan segala pengabdiannya menjadi amal ibadah,” ucap salah satu pelayat di lokasi pemakaman.

Kepergian prajurit muda ini menjadi pengingat bahwa pengabdian seorang tentara bukan hanya tentang tugas negara, tetapi juga tentang kehormatan, loyalitas, dan pengorbanan hingga akhir hayat.(red)

Exit mobile version