REAKSI.CO.ID— Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan kondisi ketenagakerjaan pada Februari 2026 menunjukkan tren yang semakin positif. Jumlah penduduk bekerja tercatat meningkat sekitar 34,53 ribu orang, sementara angka pengangguran mengalami penurunan.
Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmad Riswan Nasution, menyampaikan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,95 persen atau sekitar 202,32 ribu orang.
“Secara umum, terjadi penambahan jumlah penduduk bekerja serta penurunan pengangguran,” ujarnya.
Peningkatan juga terlihat pada partisipasi perempuan dalam dunia kerja. Tingkat pengangguran perempuan turun dari 5,07 persen menjadi 4,79 persen.
Selain itu, jumlah pekerja formal mengalami kenaikan signifikan, dari 1,43 juta menjadi 1,52 juta orang. Dari sisi jam kerja, proporsi pekerja penuh dengan durasi kerja minimal 35 jam per minggu juga meningkat, sementara jumlah setengah pengangguran menurun.
Sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Lampung dengan kontribusi 44,03 persen. Posisi berikutnya ditempati sektor perdagangan dan industri pengolahan.
Secara keseluruhan, perkembangan ini menunjukkan kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Lampung pada awal 2026 terus bergerak ke arah yang lebih positif, produktif, dan berkualitas.(*)





