REAKSI.CO.ID— Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Raya Iduladha 2026 melalui pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan strategis.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yayan Ruchyansyah, secara virtual dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (25/5/2026).
Rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir tersebut membahas perkembangan inflasi nasional menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional pada 2026 tercatat sebesar 0,13 persen. Sementara itu, di Provinsi Lampung, Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu ketiga Mei 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara nasional, komoditas yang menjadi penyumbang utama kenaikan harga didominasi cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pengawasan, pemantauan harga harian, serta sinergi bersama pemerintah kabupaten/kota guna menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat menjelang Iduladha.
Rakor tersebut juga diikuti Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta Perum Bulog guna memastikan ketersediaan dan stabilitas stok pangan tetap aman dan terkendali.(*) .








