BeritaDaerahNewsPemerintahan

Lampung Dorong Generasi Muda Tembus Pasar Kerja Global

×

Lampung Dorong Generasi Muda Tembus Pasar Kerja Global

Sebarkan artikel ini

REAKSI.CO.ID——-Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong generasi muda untuk meraih peluang kerja di tingkat global melalui penguatan pendidikan vokasi, pelatihan bahasa asing, serta fasilitasi pembiayaan. Upaya ini ditegaskan Gubernur Lampung saat melepas mahasiswa Nusadaya Academy yang akan mengikuti program magang di Taiwan, Selasa (21/4).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Lampung memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia. Sekitar 71 persen penduduk berada pada usia produktif, yang menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika pasar tenaga kerja global.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

“Potensi ini harus diarahkan agar generasi muda memiliki keterampilan, karakter, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional,” ujarnya.

Menurut dia, sejumlah negara seperti Jepang dan Taiwan saat ini tengah membuka peluang bagi tenaga kerja asing, khususnya di sektor industri dan manufaktur. Kondisi ini dinilai sebagai kesempatan strategis bagi lulusan muda Lampung untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kapasitas diri.

Pemprov Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan dapat diberangkatkan ke luar negeri setelah menjalani pelatihan yang terintegrasi. Program tersebut mencakup peningkatan keterampilan teknis, penguasaan bahasa asing, hingga pembekalan budaya kerja.

Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi peserta program, guna memastikan lebih banyak anak muda dapat mengikuti pelatihan dan penempatan kerja di luar negeri.

Gubernur berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman global, tetapi juga kembali ke daerah dengan membawa pengetahuan dan keterampilan baru.

“Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat berkontribusi dalam pembangunan Lampung ke depan,” katanya.

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi sekaligus mengurangi tingkat pengangguran melalui perluasan akses kerja di pasar internasional.(Red).

Tinggalkan Balasan