Lampung Barat Terima Penghargaan KLA Madya dan Duta Anak 2022

Lampung Barat Terima Penghargaan KLA Madya dan Duta Anak 2022

IMG 20220802 WA0227 1 Lampung Barat Terima Penghargaan KLA Madya dan Duta Anak 2022

REAKSI.CO.ID- Kabupaten Lampung Barat terima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya dalam gelaran forum anak Provinsi Lampung di Mahan Agung, Pendopo Gubernur, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandarlampung, Selasa (2/8/2022).

Selain menerima penghargaan KLA, Kabupaten Beguwai Jejama itu memperoleh Penghargaan Sebagai Duta Anak Provinsi Lampung Tahun 2022 atas Nama Helena Ken Greace Natalie dari SMA N 1 Liwa dan penghargaan kategori pentas seni peringkat ke 2.

Bupati Lambar, Parosil Mabsus melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sugeng Raharjo mengapresiasi penghargaan dimaksud. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi baru bagi OPD Pemkab setempat.

PT PLN UIP3B Sumatera UPT Tanjungkarang Salurkan Bantuan 29 Ekor Kambing di Kabupaten Pesawaran

“Tentunya penghargaan ini menjadi pelecut untuk terus berkarya meraih prestasi demi mewujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera,” singkatnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas PPKBPPPA M. Danang Harisuseno mengungkapkan, KLA adalah penghargaan atas komitmen tinggi kepada daerah yang mempunyai komitmen tinggi.

Utamanya daerah yang telah mendukung pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

“Tentunya ini melalui proses evaluasi yang dilakukan oleh tim Kementerian PPPA,” ujar Danang.

4 Kali Terjadi Kekerasan, Wali Murid SD TMI Bandarlampung Minta Disdik Bertindak

“Untuk mewujudkan KLA itu, bapak Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin telah berkomitmen dan melakukan aksi nyata,” sambungnya.

Selain itu terang Danang, KLA merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak yang dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha.

“Serta komitmen lintas sektor menjadi sangat esensial dan menjadi syarat terpenuhinya hak dan perlindungan khusus anak. mengingat isu-isu yang melingkupi anak sangat komplek dan multisektoral,” kata dia.

Kemdian lanjutnya, tujuan penerapan KLA adalah untuk membangun inisiatif pemerintah kabupaten/kota untuk lebih responsif terhadap kepentingan anak baik dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangun.

“Serta kemitraan dengan lembaga non pemerintah di bidang pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak,” tandasnya.

Bupati Parosil Tegaskan Apdesi Bertanggungjawab Majukan Pekon di Lambar

Sebelumya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi apresiasi para Bupati yang sudah berhasil meraih Kabupaten Layak Anak.

Ia berharap, pada masa mendatang penanganan terhadap permasalahan anak di setiap daerah kiranya dapat dilakukan lebih baik dan optimal.

“Kedepannya harus lebih serius lagi dalam upaya menangani permasalahan anak dan Dinas terkait harus mempunyai inisiatif terkait pengembangan KLA, khususnya anak-anak yang mempunyai kebutuhan khusus,” tegasnya.

Arinal Djunaidi berpesan, agar semua elemen dan lapisan masyarakat dapat menstimulus keaktifan anak dengan berbagai terobosan.

“Kita giring anak-anak untuk selalu menjaga kreatifitas dan aktifitasnya, sehingga anak-anak mampu berkreasi. Jangan sampai anak-anak dibuat menjadi frustasi dan down,” tukasnya.(Erwan)