BeritaDaerahKhazanahNews

Kebakaran Lahan Kosong, Api Dipadamkan Damkarmat Kota Bandar Lampung dalam 30 Menit

Kebakaran Lahan Kosong, Api Dipadamkan Damkarmat Kota Bandar Lampung dalam 30 Menit

REAKSI.CO.ID — Kepulan asap dan kobaran api sempat membuat warga Perumahan Tanjung Damai Indah, Kecamatan Bumi Kedamaian, Kota Bandar Lampung, panik, Rabu (7/10/2026) sore.

Kebakaran melanda lahan kosong yang dipenuhi ranting dan vegetasi kering. Dalam kondisi cuaca yang panas, api dengan cepat membakar bagian lahan hingga memunculkan kekhawatiran warga akan merembet ke kawasan permukiman.

Reaksi cepat pun dilakukan. Petugas Damkarmat Kota Bandar Lampung bersama unsur kecamatan, Kelurahan Bumi Kedamaian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, Kepala Lingkungan (Kaling), serta masyarakat bahu-membahu melakukan penanganan.

Kapolsek Tanjungkarang Timur juga terlihat memantau langsung proses pemadaman di lokasi.

Lurah Bumi Kedamaian Ahyan Nurullah mengatakan, berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran terjadi pada lahan kosong yang banyak terdapat ranting dan material kering.

Menurutnya, kondisi cuaca yang panas dan kering diduga turut mempercepat proses terbakarnya material mudah terbakar tersebut.

“Di lokasi selain Babinsa dan Bhabinkamtibmas, terlihat juga RT dan Kaling bersama-sama membantu. Pak Kapolsek Tanjungkarang Timur juga memantau langsung kejadian di lokasi,” ujar Ahyan.

Ahyan menambahkan, kebakaran tersebut diduga bermula dari material ranting kering yang kemudian terbakar dan memicu api menjalar di lahan kosong.

Meski demikian, penyebab pasti sumber api masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

30 Menit, Api Berhasil Dijinakkan

Sementara itu, Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan, S.STP., MM mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 17.15 WIB.

Petugas yang berada di Mako Damkarmat Kecamatan Kedamaian langsung bergerak menuju lokasi.

“Kejadian kebakaran sekitar pukul 17.15 WIB dan api sudah dipadamkan sekitar pukul 17.45 WIB,” kata Anthoni.

Kecepatan petugas menjadi penting lantaran lokasi kebakaran berada di kawasan perumahan. Jika terlambat ditangani, api berpotensi merambat melalui rumput, ranting dan material kering lainnya.

Anthoni memastikan dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.

“Alhamdulillah, korban tidak ada,” tandasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak menyepelekan keberadaan ranting, rumput dan material kering di sekitar permukiman, terlebih ketika kondisi cuaca panas.

Kolaborasi antara Damkarmat, aparat keamanan, perangkat kelurahan hingga masyarakat dinilai menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar. (Zaldi)

Exit mobile version