BeritaDaerahKriminal

Hendak Tawuran Bawa Celurit, 6 Remaja Tingkat SMA Diamankan Polisi Bandar Lampung

×

Hendak Tawuran Bawa Celurit, 6 Remaja Tingkat SMA Diamankan Polisi Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini

REAKSI.CO.ID — Rencana dugaan tawuran antarpelajar di kawasan Stadion Mini Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, berhasil digagalkan polisi. Enam remaja tingkat SMA diamankan saat berkumpul di lokasi, Kamis (8/10/2026) malam.

Salah satu di antaranya diduga membawa senjata tajam jenis celurit. Pengamanan tersebut bermula dari laporan warga kepada Bhabinkamtibmas mengenai sekelompok pelajar yang berkumpul di kawasan stadion pada malam hari. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Kapolsek dan personel Polsek Sukarame.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Petugas yang mendatangi lokasi selanjutnya mengamankan enam remaja untuk dimintai keterangan terkait dugaan rencana tawuran dengan pelajar dari sekolah lain.

Dalam pengamanan tersebut, polisi menyita sejumlah barang, yakni satu bilah celurit bersarung kulit, satu unit telepon genggam Infinix Smart 9, serta tiga unit sepeda motor.

Kapolsek Sukarame, Kompol HD Pandiangan, mengatakan keenam remaja tersebut diduga hendak terlibat dalam aksi tawuran. Salah seorang di antaranya diduga membawa celurit yang berpotensi digunakan dalam aksi tersebut.

“Para remaja yang diamankan masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami rencana tawuran dan peran masing-masing. Kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait kejadian ini,” ujar Kompol HD Pandiangan, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, pencegahan tawuran membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, sekolah, hingga keluarga. Pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama pada malam hari, dinilai penting untuk menghindari keterlibatan dalam tindakan yang dapat membahayakan keselamatan.

Ia pun mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka.

“Peran orang tua sangat penting untuk mencegah anak terlibat tawuran. Kami meminta orang tua mengetahui pergaulan anak-anaknya dan segera mengingatkan mereka agar tidak ikut dalam aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih mendalami dugaan rencana tawuran tersebut, termasuk peran masing-masing remaja dan kaitan barang-barang yang disita dengan dugaan aksi tersebut.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak sekolah sebagai bagian dari upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. (Zal)

Tinggalkan Balasan

PoweredBy:Neverhide™