KriminalNews

Pak Ogah Dikeroyok hingga Jari Putus, Satu Pelaku Diciduk, 5 Masih Diburu Polisi

×

Pak Ogah Dikeroyok hingga Jari Putus, Satu Pelaku Diciduk, 5 Masih Diburu Polisi

Sebarkan artikel ini
Pak Ogah Dikeroyok hingga Jari Putus, Satu Pelaku Diciduk, 5 Masih Diburu Polisi
Viral Pengeroyokan Pak Ogah di Soekarno-Hatta, Satu Pelaku Ditangkap, Lima Masih Diburu

REAKSI.CO.ID — Polisi menangkap satu dari enam pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap seorang pak ogah di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Pelaku yang diamankan berinisial RPB (34). Ia ditangkap tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Unit Reskrim Polsek Labuhan Ratu di kediamannya pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah video aksi pengeroyokan terhadap korban berinisial MA (39) viral di media sosial.

Peristiwa terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan Jalan Soekarno-Hatta.

Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, RPB diduga merupakan salah satu pelaku yang turut melakukan kekerasan terhadap korban.

“Yang bersangkutan sudah kami amankan. Untuk perannya dalam aksi tersebut masih terus kami dalami melalui pemeriksaan dan alat bukti yang ada,” kata Ono, Senin (14/9/2026).

Pengeroyokan bermula ketika korban sedang membantu kendaraan berputar di lokasi kejadian.

Saat itu, korban didatangi dua orang yang kemudian meminta uang. Permintaan tersebut berujung cekcok.

Situasi kemudian memanas setelah sejumlah orang lainnya datang ke lokasi dan diduga ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Akibat aksi tersebut, MA mengalami sejumlah luka serius. Korban dilaporkan mengalami luka berat pada bagian kepala dan punggung, jari kelingking tangan kiri putus, serta patah kaki kiri.

Hingga kini, korban masih menjalani perawatan di RS Imanuel Bandar Lampung.

Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Di antaranya sebuah batu paving, rompi milik RPB, serta topi yang diduga milik salah satu pelaku lainnya.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan peran masing-masing orang yang terlibat dalam aksi tersebut.

Ono mengatakan, lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Kami masih terus memburu rekan-rekan pelaku yang ikut terlibat. Identitas mereka sudah kami kantongi dan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing,” ujar Ono.

Polisi kini masih memeriksa RPB serta mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian pengeroyokan yang videonya sempat viral tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

PoweredBy:Neverhide™