News

‎Aexly, Bocah 3 Tahun yang Berdiri di Tengah Gemuruh SUGBK ‎

×

‎Aexly, Bocah 3 Tahun yang Berdiri di Tengah Gemuruh SUGBK ‎

Sebarkan artikel ini

Reaksi.co.id—Jakarta — Ada cerita menarik di balik laga Indonesia kontra Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
‎
‎Di tengah atmosfer pertandingan yang disaksikan puluhan ribu penonton, sebanyak 24 anak dipercaya menjadi pendamping pemain (player escort) dalam laga tersebut. Salah satunya adalah Aexly Hydra Pawarman, anak asal Bogor yang menjadi pendamping Garuda termuda dengan usia baru tiga tahun.
‎
‎
‎Ibunda Aexly, Trily, mengaku bangga melihat keberanian putrinya. Menurutnya, dari 24 anak yang bertugas sebagai pendamping pemain, Aexly menjadi yang paling muda.
‎
“Di antara 24 anak yang menjadi pendamping, Aexly merupakan yang termuda, usianya baru tiga tahun. Ia tampil percaya diri di tengah puluhan ribu penonton di Gelora Bung Karno, bahkan berani tersenyum dan melambaikan tangan,” ungkap Trily, Selasa (30/9/2026).
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Aexly mendampingi pemain Malaysia, Faisal Halim, yang mengenakan nomor punggung 7.
‎
‎Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Aexly. Kehadirannya di tengah atmosfer pertandingan internasional bukan hanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, tetapi juga menjadi kenangan masa kecil yang tak terlupakan.
‎
‎Adapun 24 pendamping pemain dalam laga Indonesia kontra Malaysia tersebut yakni Wiannafi (Wito), Samuel Elvano, Bunga, Meher Cashtra Shah, Arganta Evert, Lalu Muhammad Sakha Aditya, Khayla Mecca, Lily, Tobias Randolph, Aqmar Rafif Munawar, Acmah Ali Karrar, Anindira Kyara Putri Ariyanto, Kennard Tsabit Alriswan, Chelsea Evangelia Wangsa, Gibran Safa Wirawan, Bima Almairi Tsaqib, Khaizan Rabbany Hidayatulloh, Abhiru Elzi Rasyid Ahmad, Musa Janki Khailan, Aexly Hydra Pawarman, Muhammad Arkhan Alghazi (Arkhan), Milea Sienna, Galang Shaka Adhitama, dan Mikayla Qalesya Cashuara.
‎
‎Sementara itu, pertandingan Indonesia kontra Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir tanpa gol. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0.
‎
‎Meski Indonesia sempat kehilangan satu pemain akibat kartu merah, skor kacamata tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.
‎
‎Bagi Aexly, hasil pertandingan mungkin bukan satu-satunya cerita yang akan dikenang. Berdiri di lapangan SUGBK, tersenyum dan melambaikan tangan di hadapan puluhan ribu penonton menjadi pengalaman istimewa bagi pendamping Garuda termuda asal Bogor tersebut.(***)

Tinggalkan Balasan

PoweredBy:Neverhide™