News

PUSKESMAS MIDER JEMPUT BOLA DI DESA SUMBER AGUNG, LAYANI PULUHAN WARGA YANG SAKIT DAN LANSIA

LAMPUNG UTARA — Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus menggulirkan program pelayanan kesehatan gratis langsung ke tengah masyarakat. Pada Kamis (2/7/2026), program “Puskesmas Mider” resmi dilaksanakan di Desa Sumber Agung, Kecamatan Abung Timur.

 

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

 

Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara ini fokus memberikan pelayanan kesehatan dengan metode jemput bola. Petugas medis turun langsung ke rumah-rumah warga (door-to-door), khususnya bagi pasien yang memiliki keterbatasan fisik dan tidak mampu datang ke balai desa.

 

Kepala Desa Sumber Agung, Armadan, S.E., menyatakan pihak pemerintah desa dan masyarakat sangat menyambut baik kehadiran program ini. Menurutnya, aksi nyata dari tim medis di lapangan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kami sangat antusias sekali dengan adanya Puskesmas Mider ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah turun ke lapangan, langsung ke rumah-rumah warga demi menjaga kesehatan masyarakat Desa Sumber Agung,” ujar Armadan.

 

Di lokasi yang sama, Penanggung Jawab Puskesmas Mider Bumi Agung, Ahmad Hasan, S.K.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang sudah terjadwal. Fokus utama pergerakan tim adalah menyisir warga lanjut usia (manula) serta penderita penyakit kronis yang membuat mereka tidak bisa beraktivitas.

“Hari ini kami melaksanakan program Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, yaitu Puskesmas Mider. Layanan ini berupa kunjungan ke rumah pasien dengan keterbatasan khusus. Seperti yang kita lihat, ada ibu yang tidak bisa hadir ke balai desa, maka kami yang datang,” kata Ahmad Hasan.

Dalam kunjungan tersebut, tim medis melakukan pemeriksaan skrining kesehatan menyeluruh dan langsung memberikan obat-obatan yang dibutuhkan pasien secara gratis.

Ahmad Hasan menambahkan, pelayanan Puskesmas Mider di Desa Sumber Agung ini sudah memasuki kali kedua. Respon dan kesadaran masyarakat untuk berobat terpantau sangat tinggi.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat baik. Hari ini diperkirakan ada sekitar 60 sampai 70 pasien yang bisa kami layani untuk pengobatan,” pungkasnya.

(Tim pwri)

Exit mobile version