BeritaDaerahNewsPemerintahan

Gubernur Mirza Dorong Peran Bidan Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks di Lampung

REAKSI.CO.ID – Semangat ribuan perempuan Lampung untuk melakukan deteksi dini kanker serviks mengantarkan Provinsi Lampung mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Di balik capaian tersebut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa menjaga kesehatan perempuan merupakan investasi besar dalam membangun keluarga yang kuat dan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang dirangkaikan dengan pencapaian Rekor MURI melalui pelaksanaan pemeriksaan Pap smear massal di Hotel Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Selasa (7/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pengurus IBI Provinsi Lampung dan seluruh bidan yang dinilainya berhasil menggerakkan belasan ribu perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi melalui pemeriksaan Pap smear.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang pencapaian sebuah rekor, tetapi menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan semangat pengabdian tenaga kesehatan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks.

“Kesehatan perempuan adalah fondasi kesehatan keluarga. Ketika seorang perempuan sehat, ia dapat hadir lebih kuat untuk keluarganya, anak-anaknya, dan lingkungannya. Karena perempuan adalah perekat keluarga,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Ia menilai perempuan yang sehat akan melahirkan keluarga yang sehat, sehingga menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Provinsi Lampung.

Gubernur juga memberikan penghargaan kepada para bidan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan perempuan, mulai dari masa remaja, kehamilan, persalinan hingga edukasi kesehatan reproduksi.

“Menjadi bidan bukan sekadar pekerjaan. Menjadi bidan adalah tentang menemani perempuan di setiap fase kehidupannya. Itulah sebabnya saya selalu mengatakan bahwa bidan adalah sahabat perempuan,” katanya.

Ketua IBI Provinsi Lampung, Mery Destiaty, mengatakan Gerakan Pemeriksaan Pap smear Massal berhasil menjangkau 14.762 perempuan yang tersebar di lebih dari 200 titik pelayanan di 15 kabupaten/kota. Jumlah tersebut melampaui target awal sebanyak 13.740 peserta dan diajukan sebagai Rekor MURI.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh bidan di Lampung yang terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.

IBI juga berharap pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan para pemangku kepentingan dapat semakin melibatkan organisasi profesi bidan dalam penyusunan kebijakan pelayanan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan praktik mandiri bidan.

Sementara itu, Direktur Operasional Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), Awan Rahargo, menyampaikan bahwa capaian Lampung masuk kategori Rekor Superlatif karena memberikan dampak besar terhadap upaya peningkatan kesehatan perempuan di Indonesia.

Berdasarkan hasil verifikasi MURI, sebanyak 14.762 perempuan mengikuti skrining Pap smear yang dilaksanakan secara serentak di 204 titik pelayanan yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Atas capaian tersebut, MURI menyerahkan 17 duplikat piagam penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi menyukseskan kegiatan.

Momentum HUT ke-75 IBI diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian para bidan dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang semakin berpihak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung.(*).

Exit mobile version