Daerah

Dana BOS SMAN 3 Kotabumi Diduga Raib Rp300 Juta, Masyarakat Desak Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

×

Dana BOS SMAN 3 Kotabumi Diduga Raib Rp300 Juta, Masyarakat Desak Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara— Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 3 Kotabumi diduga mengalami penyelewengan hingga menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah. Dugaan tersebut mencuat usai pergantian kepala sekolah, setelah diketahui kas sekolah disebut dalam kondisi kosong.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa dana BOS yang diduga hilang mencapai lebih dari Rp300 juta. Kasus ini memicu perhatian masyarakat karena dana BOS merupakan sumber utama pembiayaan operasional sekolah yang diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan siswa.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bendahara sekolah, Agung Suratman, membenarkan bahwa kas sekolah saat ini sudah tidak memiliki saldo. Pernyataan tersebut disampaikan saat dikonfirmasi media pada Kamis (7/5/2026).

“Iya benar uang kas sekolah memang sudah tidak ada lagi, tapi saya punya atasan, saya ikut perintah,” ujar Agung dengan nada gemetar.

Dugaan penyebab utama hilangnya dana BOS tersebut antara lain kurangnya transparansi dan minimnya akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan sekolah. Selain itu, pihak-pihak yang terlibat dinilai tidak mampu mengelola dana BOS secara efektif dan sesuai aturan.

Pergantian kepala sekolah disebut menjadi awal terungkapnya kondisi keuangan sekolah yang diduga bermasalah. Hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait aliran dana maupun penggunaan anggaran tersebut.

Masyarakat Lampung Utara mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan hilangnya dana BOS tersebut. Mereka berharap proses hukum dilakukan secara transparan agar pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban.

Selain itu, publik juga meminta adanya audit menyeluruh terhadap pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut guna memastikan tidak ada penyimpangan lain yang merugikan dunia pendidikan dan Negara.(Tim PWRI)

Tinggalkan Balasan