DPR

DPRD Lampung ingatkan pembaruan data terkait rencana nol anak putus sekolah 2026

REAKSI.CO.ID, Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa mengingatkan pentingnya validitas data untuk pendataan ulang siswa mulai dari tingkat kabupaten kota hingga kelurahan untuk menyukseskan program nol anak putus sekolah di 2026.

Menurut dia, kebijakan tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat agar tidak ada anak Indonesia yang terhenti pendidikannya akibat persoalan ekonomi.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

“Program ini sangat baik. Tapi pendataan harus benar-benar akurat sampai tingkat kabupaten, kota, bahkan kelurahan. Jangan sampai ada anak yang terlewat,” ujar Andika dalam pernyataan di Bandar Lampung, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan faktor ekonomi keluarga masih menjadi penyebab dominan anak putus sekolah. Banyak anak terpaksa berhenti belajar karena membantu orang tua bekerja.

Oleh karena itu, ia menilai pembaruan data harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak sekadar mengandalkan basis data lama.

“Jangan hanya pakai data lama. Harus turun langsung dan pastikan benar-benar valid. Masih banyak anak yang belum terdata,” tegasnya.

Data tersebut, lanjut dia, nantinya bisa disinergikan dengan Dinas Sosial sebagai dasar kebijakan lanjutan, termasuk pembangunan sekolah rakyat bagi anak-anak kurang mampu.

Melalui skema itu, siswa akan memperoleh fasilitas pendidikan gratis, seragam, makan, uang saku, hingga tempat tinggal. (*)

Exit mobile version