REAKSI.CO.ID — Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kesejahteraan petani di daerah terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung yang dirilis pada Kamis (2/7/2026)
Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung pada Juni 2026 meningkat menjadi 129,90 atau naik 1,48 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, mengatakan kenaikan NTP menunjukkan kemampuan tukar hasil pertanian terhadap barang dan jasa yang dibutuhkan petani semakin baik.
“NTP merupakan indikator yang menggambarkan tingkat kesejahteraan petani. Ketika nilainya meningkat, artinya harga hasil pertanian yang diterima petani naik lebih besar dibandingkan kenaikan biaya yang harus mereka keluarkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun biaya produksi,” ujarnya.
Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh subsektor tanaman pangan dan tanaman perkebunan rakyat, seiring meningkatnya harga gabah, ketela pohon, dan karet.
Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memanfaatkan data statistik sebagai dasar penyusunan kebijakan yang berpihak kepada petani. Dengan meningkatnya kesejahteraan petani, diharapkan produktivitas pertanian semakin terjaga, ketahanan pangan semakin kuat, serta perekonomian perdesaan terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung.(*).







