REAKSI.CO.ID— Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai tasyakuran satu tahun kepengurusan Perkumpulan Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung periode 2025–2028. Kegiatan ini digelar di Ruang Sungkai, Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (23/6).
Acara yang dihadiri jajaran pengurus dan anggota IJP Lampung tersebut menjadi ajang refleksi atas perjalanan organisasi selama setahun terakhir, sekaligus mempertegas komitmen dalam memperkuat profesionalisme dan solidaritas jurnalis yang meliput aktivitas Pemerintah Provinsi Lampung.
Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, dalam sambutannya menekankan bahwa satu tahun kepengurusan bukan sekadar penanda waktu, melainkan fase penting dalam membangun fondasi organisasi yang kokoh.
“Satu tahun ini adalah proses membangun dasar yang kuat. Saya bersyukur seluruh anggota tetap solid, saling mendukung, dan berkomitmen menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik,” kata Abung.
Ia menilai tantangan dunia pers kian kompleks, terutama di tengah derasnya arus informasi digital. Karena itu, jurnalis dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi.
“Di era digital, kecepatan harus diimbangi dengan akurasi. Prinsip independensi, keberimbangan, dan tanggung jawab tidak boleh ditinggalkan,” ujarnya.
Abung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota atas kontribusi mereka dalam mengembangkan organisasi. Menurut dia, sejumlah program yang telah dijalankan menunjukkan IJP Lampung mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah, tanpa mengabaikan independensi pers.
“Terima kasih kepada seluruh anggota. Kebersamaan ini adalah kekuatan utama organisasi. Ke depan, kita perlu terus bertransformasi agar IJP semakin solid, profesional, dan mandiri,” kata dia.
Tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai simbol rasa syukur. Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota.
Memasuki tahun kedua kepengurusan, IJP Lampung menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya jurnalis, memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan, serta menjaga peran pers sebagai pilar demokrasi dan penyampai informasi yang kredibel. (*)







