BeritaDaerahNewsPemerintahan

Buka Rakerda YKI Lampung, Wagub Jihan Dorong Penguatan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker

REAKSI.CO.ID — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) YKI Cabang Koordinator Provinsi Lampung di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jumat (19/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jihan mendorong penguatan upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, hingga pendampingan pasien kanker melalui penyusunan program kerja yang terarah dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jihan menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mengawal upaya penanggulangan kanker di Provinsi Lampung.

“Marilah kita bersama-sama menjalankan amanah yang telah dipercayakan kepada kita, khususnya dalam mengawal upaya penanggulangan kanker di Provinsi Lampung. Bersama mencegah kanker demi masa depan,” ujar Jihan.

Menurutnya, Rakerda YKI menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan, sekaligus menyusun agenda kerja prioritas selama satu tahun mendatang.

“Saya berharap Rakerda pagi ini menjadi forum diskusi yang produktif, tempat kita duduk bersama untuk merumuskan langkah-langkah yang akan dilaksanakan dalam lima tahun ke depan, sekaligus menyusun agenda kerja yang akan menjadi fokus pada satu tahun mendatang,” katanya.

Jihan berharap forum tersebut menghasilkan berbagai keputusan dan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pejuang kanker di Provinsi Lampung.

Ia menilai Rakerda memiliki arti penting karena kanker masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.

“Kita perlu terus mengawal upaya penanggulangan kanker yang menjadi salah satu penyebab utama kematian,” ujarnya.

Jihan mengungkapkan bahwa kanker dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang. Namun, masih banyak masyarakat yang baru mengetahui penyakitnya dan datang berobat saat kondisi sudah berada pada stadium lanjut.

Karena itu, ia menekankan perlunya memperkuat peran promotif, preventif, edukatif, dan suportif dalam penanggulangan kanker.

“Melalui forum Rakerda ini, saya berharap kita dapat melahirkan program-program kerja yang memperkuat upaya pencegahan, edukasi, pendampingan, serta dukungan bagi para pasien dan penyintas kanker,” katanya.

Meski tantangan penanggulangan kanker ke depan tidak ringan, Jihan optimistis berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi dengan ketulusan dan semangat pengabdian.

“Apa yang besar tidak selalu menjadi beban apabila dikerjakan dengan hati dan dilandasi niat untuk memberikan manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Jihan juga mengajak seluruh pengurus dan anggota YKI untuk terus bekerja dengan hati serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap program yang dirancang.

Menurutnya, YKI merupakan organisasi sosial yang menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya pengendalian kanker. Peran YKI sangat penting, mulai dari mendorong pencegahan melalui penerapan gaya hidup sehat, mengajak masyarakat melakukan deteksi dini, hingga mendampingi para penyintas selama proses pengobatan dan pemulihan.

Dalam Rakerda tersebut, Jihan menitipkan tiga harapan utama kepada seluruh peserta.

Pertama, memperkuat gerakan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai berbagai jenis kanker, pentingnya pola hidup sehat, upaya menghindari faktor risiko, serta kemampuan mengenali tanda dan gejala awal kanker harus terus ditingkatkan.

Kedua, memperluas upaya deteksi dini melalui pendekatan jemput bola. Jihan menjelaskan bahwa pemerintah saat ini telah menghadirkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah prioritas pelaksanaannya.

“Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi kita untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam kegiatan sosialisasi maupun pelaksanaan deteksi dini kanker di berbagai wilayah,” ujarnya.

Ia menambahkan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait berbagai program kesehatan yang dapat diintegrasikan dalam pelaksanaan CKG. Ke depan, isu kesehatan seperti kanker, tuberkulosis, penyakit jantung, stunting, dan berbagai penyakit lainnya dapat disosialisasikan secara terpadu sehingga manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat.

Ketiga, memperkuat sistem rujukan dan pendampingan pasien. Jihan menginginkan YKI menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, dukungan, serta pendampingan selama menjalani proses pengobatan.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan memahami sistem rujukan BPJS Kesehatan maupun akses layanan ke rumah sakit rujukan tipe B dan tipe A yang memiliki fasilitas penanganan kanker yang memadai.

“Kehadiran YKI diharapkan dapat membantu memberikan informasi dan pendampingan sehingga proses pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah dipahami dan diakses,” katanya.

Selain itu, Jihan menekankan pentingnya memfokuskan program pada kebutuhan nyata masyarakat. Ia juga mendorong penguatan sinergi antara YKI Provinsi Lampung dengan YKI kabupaten/kota, komunitas masyarakat, kalangan akademisi, media massa, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Dengan semangat kebersamaan tersebut, saya yakin berbagai program yang kita jalankan akan memberikan manfaat nyata dan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat Provinsi Lampung,” pungkasnya.(*).

Exit mobile version