DaerahPemerintahan

Sungkeman Bikin Haru! Siswa Kelas IX SMPN 2 Abung Surakarta Mohon Restu Orang Tua

Lampung Utara – Suasana haru dan penuh makna menyelimuti acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Abung Surakarta yang digelar pada Sabtu (30/5/2026).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Salah satu momen paling menyentuh dalam kegiatan tersebut adalah prosesi sungkeman kepada orang tua yang membuat banyak hadirin tak kuasa menahan air mata.

Dengan penuh khidmat, para siswa bersimpuh di hadapan ayah dan ibu mereka untuk memohon doa restu serta menyampaikan rasa terima kasih atas kasih sayang, perjuangan, dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini. Tangis haru pecah ketika para orang tua memeluk putra-putri mereka dalam suasana yang sarat emosi dan kebersamaan.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu diawali dengan penampilan Tari Sigeh Pengunten sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu undangan. Berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa turut memeriahkan kegiatan dan mendapat apresiasi dari seluruh hadirin.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara yang diwakili Pengawas Sekolah, Komite Sekolah, perangkat Desa, jajaran Polsek Abung Surakarta, Koramil Abung Timur–Abung Surakarta, wali murid, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 2 Abung Surakarta, Ngatmin, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP.

“Tiga tahun lalu bapak dan ibu mempercayakan anak-anak kepada kami untuk dididik dan dibina. Hari ini, kami mengembalikan mereka kepada keluarga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama belajar di SMPN 2 Abung Surakarta menjadi bekal yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, Sukatno, SH., MH., yang diwakili oleh Pengawas Sekolah Laminto, S.Pd., M.M., menekankan pentingnya peran guru sebagai pelayan masyarakat yang memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

Menurutnya, pembelajaran saat ini harus berpusat pada murid dan guru dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kurikulum, termasuk penerapan pembelajaran mendalam (deep learning).

Kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan, Laminto berpesan agar terus melanjutkan pendidikan dan menjaga nama baik almamater.

“Jangan bangga hanya karena telah lulus SMP. Teruslah belajar dan raih pendidikan setinggi mungkin. Hormati kedua orang tua, jangan gengsi dengan keadaan, dan jadilah anak yang mampu membanggakan keluarga serta masyarakat,” pesannya.

Kesan mendalam dalam acara tersebut semakin terasa dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Hasan Basri, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia mengajak para siswa untuk senantiasa menjaga akhlak, menghormati orang tua, serta menjadikan ilmu sebagai bekal utama dalam menghadapi masa depan.

Perpisahan dan pelepasan siswa kelas IX SMPN 2 Abung Surakarta Tahun 2026 berlangsung lancar, penuh kebahagiaan, serta meninggalkan kenangan yang tak terlupakan bagi siswa, guru, dan orang tua. Momen sungkeman yang penuh haru menjadi simbol kuatnya ikatan kasih sayang keluarga dan harapan besar untuk masa depan generasi muda.

“Air mata yang jatuh hari ini bukan tanda perpisahan semata, melainkan wujud cinta, doa, dan harapan untuk langkah yang lebih tinggi di masa depan.”pungkasnya.(Tim-PWRI)

Exit mobile version