REAKSI.CO.ID — Yayasan Lembaga Hukum Bela Rakyat–Advokat Bela Rakyat Indonesia (ABR Indonesia) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses keadilan dengan menggelar Pelatihan Paralegal Batch IV di Begadang Resto Convention Hall.Bandar Lampung, 12 April 2026.
Mengusung tema “Optimalisasi Peran dan Fungsi Paralegal dalam Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas paralegal sebagai garda terdepan dalam pendampingan hukum, khususnya bagi masyarakat yang masih memiliki keterbatasan dalam memahami dan mengakses layanan hukum.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang terdiri dari aktivis masyarakat, pegiat bantuan hukum, hingga mahasiswa. Tingginya antusiasme peserta lintas daerah mencerminkan kebutuhan nyata akan penguatan peran paralegal dalam sistem bantuan hukum nasional.
Sejumlah narasumber berkompeten turut hadir memberikan materi secara komprehensif, di antaranya Iwan Kumara, S.H., CM selaku Ketua APSI Provinsi Lampung, Dr. (cand). Drs. Banon Eko Susetyo, B.A., M.Si sebagai Dewan Penasehat ABR Indonesia, Hengki Irawan, S.P., S.H., M.H., CMED sebagai praktisi, dosen, dan advokat, serta M. Taufiq El Azhary MC, S.Ag., S.H., M.H sebagai praktisi senior advokat. Materi yang disampaikan mencakup aspek teoritis hingga praktik hukum di lapangan.
Ketua pelaksana, Yoga Pratama RG, S.H., C.PL, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat pemahaman hukum, tetapi juga meningkatkan keterampilan praktis dalam pendampingan, edukasi, dan advokasi. Menurutnya, paralegal memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang menjembatani masyarakat dengan akses keadilan.
Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. (c) Hermawan, S.H.I., M.H., CM., SHELL menegaskan bahwa paralegal merupakan bagian penting dalam sistem bantuan hukum di Indonesia. Ia menyoroti bahwa dalam banyak kasus, paralegal menjadi pihak pertama yang hadir saat masyarakat menghadapi persoalan hukum.
“Optimalisasi peran paralegal sangat krusial, tidak hanya dari sisi kompetensi, tetapi juga kepekaan sosial dan komitmen terhadap nilai-nilai keadilan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini akan terus dilaksanakan secara berkala setiap triwulan sebagai bagian dari upaya kaderisasi dan penguatan jaringan paralegal di berbagai daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan aktivis ABR Indonesia serta tamu undangan, termasuk Komandan Satgasus Untung Gunawan, S.E., C.PL. Acara dipandu oleh Apud Gusmawan, S.Pd., M.M., C.PL selaku master of ceremony (MC), sehingga rangkaian kegiatan berlangsung tertib, komunikatif, dan dinamis.
Melalui pelatihan ini, ABR Indonesia berharap para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan hukum secara lebih efektif. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen dalam mendorong terwujudnya keadilan yang inklusif, merata, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
(Red)












