Bandar Lampung, REAKSI.CO.ID – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Chalim, angkat bicara terkait video viral yang menarasikan dirinya mengintimidasi warga yang memprotes kondisi jalan dan jembatan di Way Bungur. Melalui akun Instagram resminya, Minggu 1 Februari 2026, Jihan menegaskan informasi tersebut adalah fitnah.
“Beredar video dengan narasi seolah saya menelepon warga dan melarang merekam. Perlu ditegaskan, narasi tersebut FITNAH. Tidak ada intimidasi dalam bentuk apa pun,” tegas Jihan.
JIhan memastikan Pemprov Lampung justru sangat terbuka terhadap aspirasi. Gubernur Lampung pun turut menjelaskan di kolom komentar bahwa pemerintah tidak diam. Menurut Gubernur, kendala utama pembangunan jembatan permanen adalah besarnya anggaran (Rp70 Miliar) yang menjadi kewenangan Kabupaten, namun Pemprov telah mengambil alih koordinasi dengan pusat.
Sorotan publik terhadap Jembatan Way Bungur memang beralasan. Sekitar 90 siswa setiap hari harus menyeberang sungai dengan rakit seadanya karena jembatan utama mangkrak sejak lama.
Sebagai respons nyata, Pemprov Lampung bersama TNI kini tengah mempersiapkan pembangunan Jembatan Merah Putih yang ditargetkan rampung semester I tahun 2026. “Akses pendidikan adalah hak anak-anak dan tidak boleh ditunda. Mohon bersabar, solusi sementara sedang kami kerjakan,” tulis pihak Pemprov dalam keterangannya. (Red)
