Pemerintahan

Gandeng TNI, Pemprov Lampung Targetkan Jembatan Merah Putih Way Bungur Rampung Semester I 2026

LAMPUNG TIMUR, REAKSI.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bergerak cepat merespons kondisi darurat infrastruktur di Way Bungur, Lampung Timur. Gubernur Lampung bersama Panglima Kodam II/Sriwijaya menyepakati pembangunan “Jembatan Merah Putih” sebagai solusi jangka pendek untuk menggantikan akses rakit yang selama ini membahayakan nyawa siswa sekolah.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, dalam keterangannya, Senin 2 Februari 2026, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah instruksi langsung Gubernur. “Saat ini sudah diprioritaskan lewat Jembatan Merah Putih. Pak Gubernur langsung yang meminta ke Pangdam. Targetnya semester pertama 2026 sudah bisa difungsikan,” ujar Taufiqullah.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Langkah pelibatan TNI diambil karena medan yang sulit dan urgensi keselamatan warga, mengingat kondisi jembatan lama (Kali Pasir) yang mangkrak dan tidak layak pakai.

Taufiqullah menjelaskan, untuk membangun jembatan permanen yang ideal dibutuhkan dana sekitar Rp70 miliar hingga Rp80 miliar. Mengingat keterbatasan fiskal daerah dan status jalan kabupaten, Pemprov telah menyurati pemerintah pusat sejak 2025.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) pun merekomendasikan pembangunan ulang total, bukan perbaikan parsial, karena risiko longsor. “Sambil menunggu anggaran besar dari pusat, Jembatan Merah Putih ini menjadi penyelamat agar 90 anak sekolah di sana tidak lagi bertaruh nyawa di atas getek,” katanya. (Red)

Exit mobile version