REAKSI, Lampung Selatan – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Selatan, Agus Sutanto, kembali menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) ke-2 di Desa Rawa Selapan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan (1/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut dihadiri Kepala Desa Rawa Selapan, aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat yang mengikuti agenda dengan antusias.
PIP ke-2 ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, khususnya di tingkat desa sebagai basis pembangunan.
Dalam sambutannya, Agus Sutanto menegaskan bahwa penguatan nilai Pancasila perlu terus dilakukan agar tercipta kehidupan sosial yang harmonis serta mendukung keberlangsungan pembangunan desa.
“Pancasila bukan sekadar slogan, tetapi pedoman hidup. Jika nilai-nilainya benar-benar kita terapkan, maka potensi konflik sosial dapat diminimalisir dan pembangunan desa bisa berjalan optimal,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Derri Kusuma, SE dan A. Muslim, SE, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan. Keduanya menyampaikan materi terkait implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat lokal.
Derri Kusuma, SE menekankan pentingnya musyawarah dan semangat gotong royong dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan desa. Sementara A. Muslim, SE mengingatkan masyarakat untuk terus menjunjung tinggi toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.
Kepala Desa Rawa Selapan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PIP ke-2 tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan wawasan kebangsaan serta memperkuat kebersamaan warga.
Melalui kegiatan ini, Agus Sutanto berharap nilai-nilai Pancasila dapat semakin dipahami dan diamalkan oleh masyarakat Desa Rawa Selapan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, rukun, dan mendukung kemajuan desa secara berkelanjutan. (*)
