Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara Wansori Terima Audiensi 12 Tokoh Adat

Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara Wansori Terima Audiensi 12 Tokoh Adat

IMG 20220827 WA0199 Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara Wansori Terima Audiensi 12 Tokoh Adat

REAKSI.CO.ID- Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara Wansori.,SH. menerima Audiensi 12 Tokoh Adat, sebagai perwakilan dari masyarakat 3 desa yaitu Desa pakuan Agung, Banjar negeri dan Desa Negri ujung karang. Jum’at (26/8/2022)

Dalam pemaparannya salah satu Tokoh Adat, perwakilan Desa Pakuwon Agung, Rais Gelar Batin Sampurna mengatakan jika ada dua permasalahan yang mereka sampaikan agar dapat perhatian dari ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara dan Pemerintah daerah Lampung Utara.

“Pertama kami melaporkan telah terjadi permasalahan administratif pemerintah di mana ada klaim sepihak dari Kabupaten TBB atas tapal batas sepanjang 2.5 KM dan yang kedua masalah adat budaya Buay Perja Marga Bunga Mayang” ujarnya.

Menparekraf Dukung Bakauheni Harbour City jadi Proyek Strategis Nasional

“Perlu kami tegaskan wilayah adat ini, iya berbatasan dengan Way Pengacaran sesuai dengan residen pada tahun 1928, ditegaskan kembali pada tahun 1963 dan ditegaskan kembali pada tahun 1980” lanjutnya.

“Jadi oleh sebab itu kami sudah berkoordinasi dan menanyakan tentang hal tersebut pada marga Bunga Mayang, dan batas itu tidak akan bergeser sejengkal pun, jadi oleh sebab itu kami selaku pemerintah desa mengajak dari pada tokoh-tokoh adat ini melakukan Audiensi ke Ketua DPRD, dengan harapan adanya penyelesaian batas-batas wilayah tersebut” terang tokoh ada tersebut.

Menanggapi pengaduan 12 Tokoh Adat perwakilan dari masyarakat 3 desa tersebut hal ini Wansori.,SH. Selaku ketua DPRD akan merespon dengan cepat.

Swadaya Pengurus, Perbasi Lambar Rekrut Atlet Jelang Porprov

“Saya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati, serta Asisten I untuk segera menyikapi persoalan tapal batas ini agar tidak terjadi polemik dan terjadi gesekan antara masyarakat” tegasnya.

“Kami akan sikapi segera dan secepat mungkin, untuk menyelesaikan persoalan ini” lanjut Wansori.

“Sesuai harapan masyarakat tapal batasnya harus jelas, sesuai dengan Ulayat mereka, bahwa ini hak mereka ya kita tetap pertahankan, apapun bentuk ceritanya” pungkas Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara tersebut. (Red)